Skip to main content

Jurnal Semester 2 Fasilkom: Aksiologi Nguli?


Yes! sudah 1 tahun aku di fasilkom! Berhubung maba, disamping mengambil 23 sks, aku juga mengambil 5 organisasi/kepanitiaan; mencari sOft SKilL kata mereka. Aku pikir ada cukup banyak bahan untuk ngeblog. Rencana awalnya, mau kubagi dua part. Tapi, organisasiku beberapa masih jalan jadi nanti yang dua part semester tiga aja. Ya, dikesempatan ini aku cuma bakal rekap matkul-matkulku semester ini.

Seperti biasa, coba tebak urutan dari kemunculan matkul-matkul ini! jawaban di akhir blog.

Dasar - Dasar Pemrograman 2 (DDP2)

Kalau DDP1 kemarin tujuannya agar biasa dengan bahasa pemrograman, DDP2 ini diajarkan teori pemrograman lebih definitif menggunakan bahasa yang berbeda, Java.

Ujung-ujungnya gabanyak beda sama DDP1 si. Belajarnya macam rekursi, OOP, GUI (javafx) gitu-gitu. Pak Stef kerennya ingat nama semua murid-muridnya jadi kalau ada yang nanya, bapaknya mempersilahkan dengan nyebut namanya.

Ada kegiatan lab setiap hari senin sore. Labnya dimulai jam 4, tapi jam 3 soalnya sudah dibuka. Jadi biasanya aku jam setengah empat udah mulai ngerjain dan jam 4 tinggal submit saja lalu cabut. Aku ngelakuin ini biar bisa tidur siang (sore?) karena senin dihajar 4 matkul ditambah rapat COMPFEST malemnya.

Kejadian berkesan adalah aku propose cara swap dua elemen dalam satu baris menggunakan XOR saat perkuliahan. Awalnya diterima, namun pada perkuliahan berikutnya Beliau mempresentasikan cara membantah baris saktiku. Eh, akunya gaada :"v

Endgame: i am inevitable

Waktu SMP aku ngiri karena temen sekelasku, Tama, nilai matematika di rapotnya 100. Ya, angka 100 secara literal. Sekarang aku bisa mencicipi juga dapat nilai segitu :D. Ah, sekelas Tama juga di kelas ini...


Terimakasih sistem penilaian kelas ini

Matematika Dasar 1 (Matdas 1)
"kAlaU bATAsnYa X, PasTi dIpUTaR sUmBu Y" -qitei
Jangan tertipu kata "dasar", matkul ini topiknya kalkulus. Limit, turunan, dan integral adalah seluruh topiknya untuk satu semester. Dulu waktu SMA sempet disinggung. Tapi, SMAku cuma dasar-dasarnya doang dan terkesan kaya aku ngapalin rumus. Kalau disini setiap topik didalami dan dikasih konsep biar ga ngapal.

Dulu pas ngerjain soal SBMPTN sempet kaget gitu kan, kok bisa integral akar, nongolnya jadi arcsin gitu :". Aku ketemu jawabannya disini. Gila, keren banget!

Meski demikian, matdas ini matkul paling berbahaya karena butuh perhitungan numerik. Bertahun-tahun melakukan komputasi via kalkulator telah melumpuhkan kemampuan komputasionalku yang awalnya saja sudah lemah. Contoh kegoblokan selama kuliah ini:
  • sqrt(16) = 16
  • (x^2)^3 = x^5
  • (300x)^2 = 900x^2
Kecerobohan dianggap hal besar mengakibatkan nilai PR dan kuisku menderita. Paling parah, UTSku 59. Untungnya, masih bisa didiskusikan. Kalau di olimpiade math ini namanya "moderasi".
masuk rekorr
Karena sadar butuh peningkatan akurasi, kebanyakan waktu persiapan UASku kupakai untuk belajar matdas. Memuaskan yey!

Matematika Diskret 2 (MD2)

Lanjutin dari MD1 semester lalu. Yang di pelajari disini relasi rekurensi, teori bilangan, hubungan relasi, dan teori graf.

Mulai semester ini, maba pacil belajar di gedung baru. Biar dikit dosen pindah-pindah, dibuatlah kelas "raksasa" yang belajarnya di audiotorium. Yakni, Matdas, PSD, dan kelas ini; Satu kelas bisa berisi lebih dari seratus orang. Tapi, Bu Bela ga kuat jadinya dibagi 3 kelas :"v.

Beliau orang yang kadang suka ngulang materi. Jadi, sebelum mulai ngajar aku selalu ingatkan terakhir materinya sampai mana. Jadi, tidak ketinggalan deh materinya. Selain itu, kelasnya oke aja kok. Cuma, kalau lagi serius pingin belajar, aku pindah ke kelas sebelah.

Soal UTS legend. Matriks 10x10 harus di warshall O(N^3)
aku pake cara yang lebih efisien O(N)
Pake itu aja ujiannya nyaris ga kelar, apalagi kalau ga pake :"

Ya, dari sini, bahasannya akan mulai memanas!

MPKT A

bahasa inggrisnya MPKT

Bukan sekuel MPKT B semester lalu, sebuah monster tersendiri yang kuhadapi. Kemiripannya dengan MPKT B cuma jumlah sksnya, 6 dan menyandang gelar matkul dengan sks terbanyak di UI. Bahasan kuliah ini ke soshum gitu lah. Tiga bahasan utamanya kepribadian, teori kemasyarakatan, dan kenegaraan. Ini matkul favoritku. Jadi, mohon maaf apabila bagian ini juga 6 sks :")

Sistem milih kelas matkul ini menarik. Di SIAK, nama dosen ga di tampilin, kita cuma milih mau dikelas mana. Kesannya kaya gacha gitu. Karena kalah war, aku gapunya banyak pilihan karena beberapa kelas sudah penuh. Jadi, aku pilih kelas yang hampir penuh dengan logika orang-orangnya pasti ambis. MPKT ini kuliah tim.

Menurutku, materinya sampai UTS fenomenal, tentang kepribadian. Intinya, membahas hal-hal untuk pengembangan kepribadian seperti karakter, filosofi, logika, dan etika & moral.

Sebelum ini, aku mengganggap etika dan karakter adalah suatu hal abstrak yang tidak bisa dijelaskan. Tapi, orang bisa seenak jidat bilang "dAsaR tIdaK BerKarAKteR" (uhuk, osnshitposting). Ternyata, ada teori konkrit karakter menurut Peterson dan Seligman yang menjelaskan 6 keutamaan karakter.

Etika, Dulunya merupakan sesuatu yang hanya bisa "dirasakan". Ternyata ada empat teori konkrit etika! ini teori yang menjelaskan secara tepat tolak ukur apakah suatu kegiatakan dapat dikatakan "ber-etika". Mulai sekarang, aku penganut Deontologi O:)

Tapi, tidak ada yang bisa mengalahkan materinya tentang filosofi. Tiga prinsip filosofi: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Ontologi, mengkaji mengapa suatu ilmu itu ada, telah mengubah cara pikirku. Dulu, kalau aku nerima materi baru, pikiranku "materi selanjutnya kira-kira gimana ya?". Sekarang, aku mikir "gunanya apa ya?" kaya mikir bagaimana kontribusi materi ini terhadap matkul yang kupelajari sekarang. Jadi kebalik gitu, sebelumnya jadi dukun, sekarang jadi siap kalau dapat hal baru karena tahu kontribusi materi-materi sebelumnya. Oke, contohnya ada di matkul berikutnya.

Waktu persiapan UTSku kupakai hanya untuk belajar MPKT! Ya, memang sekeren itu materi-materi awal ini. Aku jadi hapal dan ngerti semua teori-teori kepribadian. Waktu UTS, semua soalnya aku kasih analisis 1 halaman xD. Total aku butuh 7 halaman untuk jawab ketujuh soalnya. Yah, memang UTSku 98, tapi mungkin ini penyebab nilai awal matdasku seperti yang ditulis diatas.

Sayangnya, selesai UTS, materinya jadi generik pelajaran soshum :(. Aku jalanin seadanya.

Matkul ini komponen penilaiannya rame. Selain UTS dan UAS, ada tugas mandiri, makalah, dan proyek akhir. Tugas mandiri itu buat bahasan singkat gitu dengan adanya referensi kredibel. Kalau makalah, ya buat makalah xD. Final proyek ini buat suatu penampilan yang berkaitan dengan Indonesia.

judul makalah kita! MPKT ini mengajarkan cara mempercantik kalimat :)

Final proyek kelompok kami buat talkshow mistis. Tema kami leak bali, karena Bali hantunya serem-serem. Aku kagum beberapa orang tahu hantu bali lebih baik dari aku :v. Inti talkshow livenya itu ada dua sesi. Sesi pertama ada normis jelasin pengalaman realnya bertemu hantu, sesi kedua ada "pawang hantu" (aku) yang "mendatangkan" hantunya ke seseorang (aka: kesurupan) untuk di wawancara langsung. Ceritanya belajar langsung sama sumbernya gitu :v. Kayanya terlalu serem, bapak dosennya sampai pindah dari bangku terbelakang ke depan panggung jaga-jaga kalau ada apa-apa :""")

niatnya kepinggir biar kelihatan pake kamen
malah nampak terasingkan HAHAHA

Aku rasa proyeknya lumayan bagus. Eh, kelompok kami dapat nilai paling kecil wkwkwkwk.

"Nyesel aku kesurupan" - Ami

Matkul favorit seorang ilkom adalah matkul humaniora. hmm :|

Pengantar Sistem Dijital (PSD)

Satu kelas segini :)

"Kok saya di trigger?" - Bu Efi

Maktul ini bahas tentang sirkuit komputer di bagian low level. Komputer, pada level paling bawah, komputer hanya ngerti operasi bitwise saja. Matkul ini fondasi dari beberapa matkul-matkul lain dan bertugas untuk mengajari dasar-dasar dalam merancang sirkuit sampai mendesain macam-macam sirkuit keren.

Banyak kating bilang ini matkul serem. Yah, aku gaada bayangan pelajarannya seperti apa, karena silabusnya tidak banyak beririsan dengan olimpiade SMA. Jadi, aku bisa bilang startku dengan angkatan sama lah.

Setengah materi pertama tentang sirkuit logic. Ini desain pake sirkuit logic macam and, or, not. Kita bisa buat sistem-sistem sederhana cuma dengan operasi ini, seperti penjumlahan, pengurangan, atau tugas-tugas aneh yang dikasih asdos. Ini masih lancar lah, bahkan UTSnya ada puluhan yang nilainya 100 keatas. Ya, matkul ini memungkinkan dapat nilai ujian 110.

Setengah materi berikutnya sirkuit sekuensial. Ini lumayan seru karena menghancurkan pengertianku sebelumnya tentang logic gates ketika SMA.

jangan bilang paham circuit,
kalau belum pernah nemu yang nyambung dengan diri sendiri

Butuh waktu untuk melupakan semua miskonsepsiku. Setelah itu, pelajarannya jadi intuitif lagi. Bahasannya menurutku udah mulai masuk dunia nyata? kami bahas sirkuit memori, RAM, dan register. Aku dulu pernah pake register di C++, baru tahu sekarang kenapa bisa lebih kenceng :).

Saatnya contoh analisis ontologi yang kusebutkan tadi.
Tanpa ontologi: Materinya waktu itu bahas decoder, multiplexer, encoder, dan demultiplexer. Pertama kan dibahas decoder gitu. Pikiranku: "Oalah, kalau decoder gini, encoder sirkuitnya pasti gini" *proceeds to ngedukun encoder biar nanti lebih cepet ngerti*

Dengan ontologi: Materinya tentang register. Menurut banyak orang, termasuk aku, materi yang paling gaje :"v. Pertama cari intiasi register, tempat sementara menyimpan memori. Lalu komponen yang diajarkan dicari kontribusinya ke tujuan tersebut. Yee ngerti ^_^

PR dan tugas labnya juga berat :v. Aku inget ada sebuah PR yang minta gambar sirkuit, aku kerja 8 pagi sampai 4 sore karena bolak-balik minimarket beli peralatan gambar. Tapi, Akbar dengan segala kebijaksaannya bersabda kalau UTS dan UAS dapat 110 itu udah A. Jadi, aku ga terlalu niat ngerjain prnya :"v.

Lab itu buat sirkuit di bahasa Verilog ditambah buat laporan. Biasanya, tantangannya bukan ngoding, melainkan buat laporannya. Aku masih gatau sih kenapa buatnya bisa lama, tapi yang jelas asik-asik nguli, tahu-tahu aja dah lewat sejam :(. 

satu gambar untuk mendeskripsikan lab dan PR

Topik Khusus Bidang Minat Teknologi Perangkat Lunak (TKTPL)

Masih banyak temenku gatau keberadaan matkul ini. Semua yang kusebutin diatas adalah matkul wajib semester 2. Aku ngerasa kurang greget. Yaudah, aku ambil matkul ini yang di tujukan untuk semester 7. Menurutku ini final boss semester ini.

Karena bahasannya competitive programming, TOKI boleh ngambil matkul ini. Kirain bakal bahas yang simple dulu. Eh, pertemuan kedua udah bahas FFT.

Pak Denny: "FFT ini kulminasi dari semua topik. Matdis dipake, matdas, alin, -nyebut beberapa lagi- "
Ate: "Kalau MPKT?"
Pak Denny: "Oh dipake, buat presentasi"


Kuliahnya cuma seminggu sekali. Tapi, pacingnya serem. Satu pertemuan presentasi dua topik baru yang udah di tentuin Pak Denny. Topiknya pun ga muluk-muluk. Aku sendiri dapat mempresentasikan Brent's Algorithm, Polard's Rho, Edmonds Blossom, dan Gaussian Elimination. Sial, 3 dari 4 berhubungan dengan Matematika!

Kuliah sedikit, PR mantap :v. Setiap minggu dikasih 8 soal yang berhubungan dengan materi bahasannya di vjudge. Beberapa soal dipilihin asdos, beberapa lagi -2 gitu- dipilih tim yang presentasi. Biasanya, soalnya susah-susah; sial, pada flexing!

Soal tersusah yang dimunculin kelompok kami
kami ngesolvenya 3 hari :)

Layaknya shounen, selain menghadapi musuh-musuh baru (materi), pasti ada saja recurring villain. Dalam kasus ini, predikat itu jatuh kepada materi Computational Geometry. Ah, ketika masih di lomba mat, geometri adalah topik terlemahku. Bahkan, kalau ada kata "lingkaran" biasanya langsung aku skip :(. Sekarang, aku harus ngoding geometri gitu? :((

my b├ęte noire

Ya, aku dapat pesannya. Aku belajar juga deh geometri. Setidaknya udah bisa pake cheatsheetnya dengan benar. Meskipun, kalau misal nongol soal geometri aku belum tentu bisa karena harus proof-proof gitu.

Pelajaran yang Didapat

Bolos Dengan Elegan

Aku pernah bolos seminggu penuh untuk ngajar Pelatnas 2 TOKI. Aku ga banyak belajar mapel-mapel pacil selama di ITS. Kendalanya karena disana beberapa hari full-time ngajar dan bawaan males memang :v.

Ketika kembali ke Depok

Selain bolos pelatnas aku juga beberapa kali bolos sehari gitu. Tapi alasannya selalu cukup penting untuk menjustifikasi bolosnya. Contohnya: wawancara magang, upgrade laptop, dan nonton endgame H+1 rilis.

Ya, harusnya aku tetep belajar kalau bolos. Biar ga kagok gitu lah. Untungnya selama ini aku masih bisa ngejer berkat temen-temenku yang mau diganggu malem-malem ._.

Manfaatkan Promo

Sebagai anak kost, setiap receh sangatlah berharga. Inilah kenapa aplikasi paymentku lengkap. Gojek, Ovo, Dana ada xD. Kalau bosen makanan warteg, tinggal cek promo terdekat saja. Kalau perlu, bisa manggil bala bantuan penghuni kos kalau misal ada promo diskon 50 ribu tapi min pembelian 90 ribu.

Satu promo lejen. Gratis tiap selasa kalau IPnya diatas 3.9 :v
nikmati selagi masih mampu :)

Penutup

Jawaban urutan matkul:



Urutan di siak! yasori, ga semua soal harus bisa dijawab...

Semester yang nolife ya? engga juga sih kalau lifenya memang belajar wkwkwk. jk.

Selain akademis, aku ikut 4 organisasi/kepanitiaan semester ini. Yang selesai baru 1 doang :(. Rasanya ga afdol bahas kalau gabisa ngasi konklusi yang baik. Jadi aku singgung dikit aja deh.

  • Compfest: Bagian Competitive Programming Competition
  • Ristek: Data Science Junior Member
  • SC Pelatnas TOKI 2019
  • BEM Fasilkom UI Departemen Keilmuan

Lomba gimana? gaikut banyak lomba si. Yang aku inget cuma joints dan itupun galolos penyisihan :"(. Melihat kesibukan di fasilkom, sepertinya blog ini bakal jadi blog semesteran :v. Kecuali mungkin beberapa draft materi CP yang bakal dikelarin kalau niat.

Sekian untuk kali ini. Semester 2, sayonara!

Comments

Popular posts from this blog

Intern Semester 1: AI Engineer di GDP Labs

Intern atau magang, suatu kegiatan untuk merasakan suasana kantor. Daripada tidur-tiduran ngewibu gajelas selama sebulan, lebih baik ngoding 8 jam sehari di kantor kan?
Pertama tahu GDP Labs dari lomba BNPCHS 2017. Waktu penutupan, Pak On Lee, CEO GDP Labs, bawa seminar. Terus kan di akhir acara aku kenalan dan dikasih kartu nama :D
Aku awalnya berminat mau magang semester 2, namun temenku Rania semester 0 udah magang di GDP Labs. Aku jadinya daftar magang winter sebagai AI Engineer dan keterima :) Aku ditaro di bagian GLAIR (GDP Labs Artificial Intelligence Research).
Bagian-bagian dari blog ini: - Tentang GDP Labs - Kosa Kata Machine Learning - Onboarding (19 Desember 2018) - Minggu Pertama (26 - 28 Desember 2018) - Minggu Kedua (2 - 4 Januari 2018) - Minggu Ketiga (7 - 11 Januari 2018) - Minggu Keempat (14 - 18 Januari 2018) - Minggu Kelima (21 - 25 Januari 2018) - Minggu Keenam (28 - 31 Januari 2018)
- Penutup
Iklan Sejenak Tentang GDP Labs
GDP Labs itu bagian dari GDP Venture. GDP…

Mengikuti ICPC 2018

ah, ICPC. Singkatan dari International Collegiate Programming Contest. Perlombaan paling bergengsi untuk anak kuliahan. UI sendiri cukup aktif mengikuti perlombaan ini. Aku sebagai Maba dapat kesempatan untuk mengikuti lomba ini dan dapat keluar negeri juga. hehe. Berikut cerita ICPCku tahun ini. Selamat menikmati.

Pembentukan Tim


Di UI ada seleksi untuk pembentukan tim ICPC yang nantinya akan mewakili UI ke regional yang ke luar negeri. Seleksi ini dibuka untuk seluruh UI, kating-kating sampai maba boleh daftar, bahkan untuk non fasilkom pun boleh (Pak Denny bilang pernah ada anak FMIPA lolos :O).

Seleksi ini cukup singkat. Ada 3 kontes. 2 kontes pendek dan 1 kontes panjang.

Kontes pendek itu durasinya 2.5 jam dan ngerjain di lab. Dapet poin berdasarkan ranknya yaitu max(18-rank,2). Kontesnya di Vjudge.

Kontes panjang itu durasinya 1 minggu dan dapet poin cuma berdasarkan jumlah solve. kontesnya dari selasa - selasa depannya.

Ini aku ada kendala di laptop. Jadi laptopku saat itu (ROG…

Jurnal Fasilkom Semester 1: Mengamati Budaya Trap

Bentar-bentar,
"Kok ada lagi? bukannya udah?" 
Postingan tersebut adalah karena terlalu banyak konten bagi maba :(. Ini postingan rutinnya. Oiya, karena suatu kesalahan, 2 section terakhir di postingan itu hilang :/ jadi aku terpaksa kelarin ini.
Kali ini cuma bahas 3 Section doang: - Budaya Trap Fasilkom - Akhir PMB - Perkuliahan Fasilkom Budaya Trap Fasilkom
Ah, trap. Awal masuk, pengertianku tentang trap itu adalah seseorang yang suka bilang ga belajar, taunya belajar. Namun aku makin bingung gitu lama-lama. Orang belajar di perpus -> trap, orang nanya dosen -> trap, ga deadliner -> trap.

Yang aku pahami tentang sistem trap ini:



Kata trap dipake dengan semakin liar seiring berjalannya waktu, ngerasa kaya asal pake aja. Aku cukup risih sih kalau dibilang trap. Kalau nanya, paling-paling jawabanya OSN 2017 atau Compfest 9 tahun lalu (Aku ada alasannya loh :v). Aku ga terlalu suka budaya tuduh trap ini, apakah bisa di hentikan?
Akhir PMB
PMB (Pembinaan Mahasiswa Baru…